spot_img
spot_img
Jumat, September 25, 2026
Berita ViralRatusan Ribu Pengemudi Ojol Siap Lakukan Aksi Serentak Nasional pada 20 Mei...

Ratusan Ribu Pengemudi Ojol Siap Lakukan Aksi Serentak Nasional pada 20 Mei 2025

spot_img

 

JAKARTA | JENDELAKITA.CLIK | Sekitar 500 ribu pengemudi ojek online (ojol) diperkirakan akan menghentikan layanan mereka dan turun ke jalan dalam aksi unjuk rasa nasional yang dijadwalkan berlangsung serentak pada Selasa, 20 Mei 2025.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan pelanggaran regulasi yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan aplikator transportasi daring.

Gerakan yang dijuluki Aksi 205 ini akan digelar secara pasif di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Surakarta, Makassar, Balikpapan, Manado, hingga Ambon. Para pengemudi dari layanan roda dua maupun roda empat akan berpartisipasi, baik dengan melakukan demonstrasi langsung di lapangan maupun dengan mematikan aplikasi (offbid) sebagai bentuk solidaritas.

“Garda Indonesia sebagai asosiasi pengemudi ojol menyatakan meminta maaf kepada warga masyarakat Jakarta dan aglomerasi Jabodetabek karena pada hari Selasa 20 Mei 2025, Kota Jakarta akan diserbu pengemudi ojek online gabungan roda 2 dan roda 4 dalam rangka aksi unjuk rasa akbar dan reuni aspirasi aksi akbar 205,” kata Ketua Umum Garda Indonesia Raden Igun Wicaksono dalam Kamis (15/5) seperti dikutip dari Antara.

Koordinator aksi menyebutkan bahwa protes ini merupakan akumulasi dari rasa frustrasi para pengemudi yang selama ini merasa diperlakukan tidak adil.

Salah satu tuntutan utama adalah penegakan Kepmenhub KP Nomor 1001 Tahun 2022, yang mengatur batas maksimal potongan biaya aplikasi sebesar 20 persen. Namun, dalam praktiknya, para pengemudi mengaku dipotong hingga 50 persen oleh aplikator.

“Sudah sejak 2022 kami bersabar, tapi belum ada langkah nyata dari pihak berwenang untuk menertibkan aplikator yang melanggar aturan,” ungkap salah satu perwakilan organisasi pengemudi.

Mereka  berharap agar pemerintah bersikap tegas dalam mengawasi dan menindak perusahaan yang dianggap merugikan mitra pengemudi. (red)

 

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

Nasional

Top News

Karawang Motekar dan UBP Karawang Dorong Kolaborasi untuk Kemajuan Kabupaten Karawang

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang...

IWOI Karawang Nyalakan Lilin, Doakan 8 Korban Hilang Saat Liputan Anak Krakatau

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK - Puluhan wartawan yang tergabung dalam...

Kasus 87 SPPG Disuspend di Karawang, IWOI Minta Dinkes dan BGN Segera Mitigasi

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Sebanyak 87 Satuan Pelayanan Pemenuhan...

HJ Ditahan Kejari Karawang, Diduga Terlibat Manipulasi Data KPR PT Bumi Arta Sedayu

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang melakukan...

Rektor UBP Karawang Tegaskan Audit Bukan untuk Mencari Kesalahan, tapi Perbaikan

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang...
spot_imgspot_img

Berita Populer

Indeks

Karawang Motekar dan UBP Karawang Dorong Kolaborasi untuk Kemajuan Kabupaten Karawang

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang...

IWOI Karawang Nyalakan Lilin, Doakan 8 Korban Hilang Saat Liputan Anak Krakatau

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK - Puluhan wartawan yang tergabung dalam...

Kasus 87 SPPG Disuspend di Karawang, IWOI Minta Dinkes dan BGN Segera Mitigasi

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Sebanyak 87 Satuan Pelayanan Pemenuhan...

HJ Ditahan Kejari Karawang, Diduga Terlibat Manipulasi Data KPR PT Bumi Arta Sedayu

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang melakukan...

Rektor UBP Karawang Tegaskan Audit Bukan untuk Mencari Kesalahan, tapi Perbaikan

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang...
spot_imgspot_img