spot_img
spot_img
Jumat, September 25, 2026
Hot NewsJalan Rusak di Jantung Kota Karawang Dibiarkan Menganga, Warga Sindir Pejabat: "Nunggu...

Jalan Rusak di Jantung Kota Karawang Dibiarkan Menganga, Warga Sindir Pejabat: “Nunggu Viral Dulu Baru Gerak?”

spot_img

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK |
Kondisi jalan rusak di pusat kota Karawang kembali menjadi sorotan. Lubang besar di ruas Jalan Ahmad Yani, Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, dibiarkan menganga selama berbulan-bulan tanpa penanganan. Lubang tersebut bahkan dijuluki warga sebagai “mulut buaya” karena siap memangsa pengendara yang lengah.

Seorang tukang parkir, IG, tergerak memasang tanda peringatan seadanya agar tak memakan korban. Ia rela turun tangan mengatur lalu lintas, meski seharusnya itu menjadi tanggung jawab pemerintah.
“Sudah tiga bulan lubang itu dibiarkan. Awalnya saya tutup pakai karet ban, tapi diambil orang. Sekarang saya pasang ranting pohon biar kelihatan. Kalau dibiarkan terus, pasti ada yang celaka,” ujarnya, Sabtu (17/05/2025).

Menurut IG, kondisi tersebut makin berbahaya saat malam hari. “Lampu jalan remang-remang, lubang nggak kelihatan. Kalau ada motor ngebut, bisa masuk lubang, jatuh, abis sudah,” tambahnya.

Keluhan juga datang dari warga sekitar. Iwan (35), yang setiap hari melintas di jalan itu, meluapkan kekecewaannya.
“Masa ini pusat kota, jalan protokol, tapi dibiarkan begini? Nunggu viral dulu baru gerak? Coba pejabatnya lewat sini tiap hari, biar ngerasain sendiri!” tegas Iwan.

Tak hanya itu, Andi (29), pengendara lain, menyindir keras kinerja dinas terkait. “Kalau cuma bisa diam, mending mundur saja. Jalan kayak gini kok dianggap sepele, padahal risikonya nyawa orang.”

Awak media telah menghubungi Kepala Bidang Jalan PUPR Karawang, Tri Winarto, untuk mengkonfirmasi rencana perbaikan. Namun hingga berita ini dipublikasikan, yang bersangkutan memilih bungkam tanpa memberikan keterangan.

Warga berharap, Pemkab Karawang segera turun tangan sebelum lubang maut ini benar-benar menelan korban. “Jangan nunggu jatuh korban dulu baru sibuk cari alasan,” tutup Iwan. (red)

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

Nasional

Top News

Karawang Motekar dan UBP Karawang Dorong Kolaborasi untuk Kemajuan Kabupaten Karawang

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang...

IWOI Karawang Nyalakan Lilin, Doakan 8 Korban Hilang Saat Liputan Anak Krakatau

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK - Puluhan wartawan yang tergabung dalam...

Kasus 87 SPPG Disuspend di Karawang, IWOI Minta Dinkes dan BGN Segera Mitigasi

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Sebanyak 87 Satuan Pelayanan Pemenuhan...

HJ Ditahan Kejari Karawang, Diduga Terlibat Manipulasi Data KPR PT Bumi Arta Sedayu

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang melakukan...

Rektor UBP Karawang Tegaskan Audit Bukan untuk Mencari Kesalahan, tapi Perbaikan

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang...
spot_imgspot_img

Berita Populer

Indeks

Karawang Motekar dan UBP Karawang Dorong Kolaborasi untuk Kemajuan Kabupaten Karawang

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang...

IWOI Karawang Nyalakan Lilin, Doakan 8 Korban Hilang Saat Liputan Anak Krakatau

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK - Puluhan wartawan yang tergabung dalam...

Kasus 87 SPPG Disuspend di Karawang, IWOI Minta Dinkes dan BGN Segera Mitigasi

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Sebanyak 87 Satuan Pelayanan Pemenuhan...

HJ Ditahan Kejari Karawang, Diduga Terlibat Manipulasi Data KPR PT Bumi Arta Sedayu

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang melakukan...

Rektor UBP Karawang Tegaskan Audit Bukan untuk Mencari Kesalahan, tapi Perbaikan

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang...
spot_imgspot_img