KARAWANG |PURWASARI | jendelakita.Click | – SMK Muhammadiyah 3 Cikampek atau yang dikenal dengan sebutan SMK MUTIA membuka kebijakan khusus pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Sekolah yang beralamat di Desa Purwasari, Kecamatan Purwasari ini memberikan keringanan biaya bagi calon siswa dari keluarga kurang mampu.
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Cikampek, H. Dede Setiabudi, S.Hut., M.M., mengatakan kebijakan ini sebagai bentuk kepedulian sekolah terhadap pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
“Untuk SPMB tahun ini, kami putuskan calon siswa dari kalangan yatim hanya membayar 50% dari total biaya pendidikan. Kemudian khusus warga Desa Purwasari, kami siapkan kuota bebas biaya atau gratis 100% bagi 2 orang pendaftar pertama yang memenuhi syarat dan benar-benar ingin bersekolah tapi terkendala biaya,” jelas H. Dede Setiabudi, Jum’at (17/4/2026).
H. Dede menambahkan, kebijakan tersebut diambil agar tidak ada anak di Purwasari yang putus sekolah hanya karena faktor ekonomi. Pihaknya ingin SMK MUTIA menjadi pilihan utama masyarakat.
“Kami ingin SMK Muhammadiyah 3 Cikampek menjadi rumah kedua bagi anak-anak. Tempat mereka tumbuh, berprestasi, dan berakhlak. Jadi jangan ragu untuk daftar,” tambahnya.
Pendaftaran SPMB SMK MUTIA telah dibuka. Calon siswa bisa datang langsung ke sekolah di Desa Purwasari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang atau menghubungi panitia SPMB untuk info kuota gratis dan diskon yatim.
“Ingin bersekolah,Sekolah SMK favorit? Jadikan masa depanmu lebih indah, bermakna, dan penuh prestasi bersama kami di SMK Muhammadiyah 3 Cikampek (MUTIA). Karena di sini, ilmu dan akhlak tumbuh bersama.
( M D )




