spot_img
spot_img
Minggu, Mei 10, 2026
NewsObyek Pajak Jadi Sengketa, PT VSM vs Pemda

Obyek Pajak Jadi Sengketa, PT VSM vs Pemda

spot_img

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Polemik antara PT VSM dan Pemerintah Daerah Karawang soal pajak kembali memanas. Isu ini memunculkan perdebatan keras, mulai dari penentuan objek pajak, status wajib pajak, hingga metode penarikan pajak yang dituding sebagai tindakan “pemerasan”.

Analogi yang muncul, pemerintah digambarkan sebagai peternak yang berhak memeras sapi perah. Pajak dianggap sebagai susu yang wajib disetorkan oleh warga negara maupun badan usaha untuk kemakmuran rakyat. Namun, berbeda dengan sapi perah yang patuh karena kodrat, pengusaha kerap berupaya menghindar dengan berbagai dalil.

Objek Pajak Diperdebatkan

PT VSM beralasan aktivitas mereka hanya sebatas cut and fill atau pemindahan tanah untuk meratakan lahan proyek. Namun, Pemda Karawang menyebut faktanya tanah galian tersebut dijual keluar dengan volume besar sehingga masuk kategori objek pajak.

Legalitas Wajib Pajak

Sebagian pihak berpendapat, PT VSM tak layak jadi wajib pajak karena tidak mengantongi izin pertambangan. Namun, Pemda menegaskan perusahaan itu telah memiliki surat izin resmi. Dengan dasar itu, penarikan pajak dinyatakan sah dan legal.

Dituding Pemerasan

Ketegangan memuncak saat rombongan Pemda bersama Muspida mendatangi lokasi proyek pada malam hari. Situasi tegang itu ditafsir pihak perusahaan sebagai bentuk intimidasi. Meski akhirnya membayar pajak secara mencicil, PT VSM mengaku merasa terpojok dan dipaksa. Publik pun sempat menuding perusahaan sebagai pengemplang pajak.

Namun, Pemda balik menegaskan kedatangan aparat adalah langkah terakhir setelah berulang kali surat penagihan diabaikan. Pajak yang akhirnya dibayar juga masuk ke rekening resmi Pemda di Bank BJB, bukan ke rekening pribadi siapapun. Karena itu, tudingan pemerasan dianggap tidak relevan.

Publik Menanti Kejelasan

Kasus ini memperlihatkan benturan kepentingan antara pengusaha dan pemerintah. Publik berharap polemik ini tak sekadar menjadi adu gengsi, tetapi menghasilkan tata kelola pajak yang transparan, profesional, dan akuntabel.

✍️ Dadan Suhendarsyah

Masyarakat Jalur Tengah

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

Nasional

Top News

Ketum PP Muhammadiyah dan Anies Baswedan Beri Amanat Khusus untuk Lulusan SMK MUTU Cikampek

KARAWANG | Jendelakita. Click | – Sebanyak 737 siswa...

IWOI Karawang Ajak Wartawan Jaga Etika dan Profesionalisme

KARAWANG | Jendelakita.Click | - Peringatan Hari Kebebasan Pers...

Junaidi Abdillah, S.Pd., M.Pd. Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional, Ajak Guru Perkuat Karakter Peserta Didik

KARAWANG | KOTABARU | jendelakita.Click |– Ketua Persatuan Guru...

Beasiswa Garuda Sarjana Gelombang II: Kwarda Jabar Cari Bintang Muda

BANDUNG | Jendelakita.Click | - 28 April 2026 –...

Karawang Tak Sekadar Tumbuh, Tapi Menata Masa Depan dengan Pasti

KARAWANG | Jendelakita.Click |– Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30...
spot_imgspot_img

Berita Populer

Indeks

Ketum PP Muhammadiyah dan Anies Baswedan Beri Amanat Khusus untuk Lulusan SMK MUTU Cikampek

KARAWANG | Jendelakita. Click | – Sebanyak 737 siswa...

IWOI Karawang Ajak Wartawan Jaga Etika dan Profesionalisme

KARAWANG | Jendelakita.Click | - Peringatan Hari Kebebasan Pers...

Junaidi Abdillah, S.Pd., M.Pd. Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional, Ajak Guru Perkuat Karakter Peserta Didik

KARAWANG | KOTABARU | jendelakita.Click |– Ketua Persatuan Guru...

Beasiswa Garuda Sarjana Gelombang II: Kwarda Jabar Cari Bintang Muda

BANDUNG | Jendelakita.Click | - 28 April 2026 –...

Karawang Tak Sekadar Tumbuh, Tapi Menata Masa Depan dengan Pasti

KARAWANG | Jendelakita.Click |– Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30...
spot_imgspot_img