spot_img
spot_img
Minggu, September 27, 2026
IndustriInisial DS Dugaan Jadi Korban (LPK) Lembaga Pelatihan Kerja Yang Kerjasama Dengan...

Inisial DS Dugaan Jadi Korban (LPK) Lembaga Pelatihan Kerja Yang Kerjasama Dengan PT. Arkha Industies Indonesia PURWAKARTA I JENDELAKITA. CLICK I- Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang diketahui menjalin kerja sama dengan PT Arkha Industries Indonesia yang berlokasi di Desa Cibodas, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta,”Hendrik Irwanto, SH., MH., menyoroti dugaan pelanggaran ketentuan ketenagakerjaan. Hal itu terungkap pasca seorang korban pekerja magang LPK tersebut, berinisial DS diperlakukan bekerja dari pukul 7.00-21.00 WIB. Sehingga DS hanya bertahan 5 hari bekerja (16-21/1/2026) karena sakit, dan malahan dikeluarkan dari kerja magangnya oleh pihak LPK tersebut. “Ini eksploitasi kerja, enggak manusiawi, LPK tersebut sudah bersikap dan bertindak sepihak dan sewenang-wenang tak sesuai peraturan ketenagakerjaan peserta magang,” ungkapnya kepada media, Sabtu (14/2/2026) malam. Menurut Hendrik Irwanto, setiap LPK yang bekerja sama dengan perusahaan wajib mematuhi ketentuan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 Ketenagakerjaan serta peraturan turunan lainnya, termasuk terkait perlindungan hak peserta pelatihan, transparansi biaya, serta kejelasan status hubungan kerja. Ia menegaskan bahwa apabila terdapat dugaan pelanggaran, maka perlu dilakukan klarifikasi dan evaluasi oleh instansi terkait guna memastikan tidak ada hak tenaga kerja yang dirugikan. “Setiap lembaga yang bergerak di bidang pelatihan dan penyaluran tenaga kerja harus tunduk pada aturan hukum yang berlaku. “Jika ditemukan pelanggaran, tentu harus ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum,”ujar Hendrik. Hendrik Irwanto juga mendorong adanya pengawasan lebih ketat dari dinas tenaga kerja setempat agar sistem kerja sama antara LPK dan perusahaan berjalan sesuai regulasi serta menjamin perlindungan bagi calon tenaga kerja. (Tim)

spot_img

PURWAKARTA I JENDELAKITA. CLICK I- Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang diketahui menjalin kerja sama dengan PT Arkha Industries Indonesia yang berlokasi di Desa Cibodas, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta,”Hendrik Irwanto, SH., MH., menyoroti dugaan pelanggaran ketentuan ketenagakerjaan.

Hal itu terungkap pasca seorang korban pekerja magang LPK tersebut, berinisial DS diperlakukan bekerja dari pukul 7.00-21.00 WIB. Sehingga DS hanya bertahan 5 hari bekerja (16-21/1/2026) karena sakit, dan malahan dikeluarkan dari kerja magangnya oleh pihak LPK tersebut.

“Ini eksploitasi kerja, enggak manusiawi, LPK tersebut sudah bersikap dan bertindak sepihak dan sewenang-wenang tak sesuai peraturan ketenagakerjaan peserta magang,” ungkapnya kepada media, Sabtu (14/2/2026) malam.

Menurut Hendrik Irwanto, setiap LPK yang bekerja sama dengan perusahaan wajib mematuhi ketentuan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 Ketenagakerjaan serta peraturan turunan lainnya, termasuk terkait perlindungan hak peserta pelatihan, transparansi biaya, serta kejelasan status hubungan kerja.

Ia menegaskan bahwa apabila terdapat dugaan pelanggaran, maka perlu dilakukan klarifikasi dan evaluasi oleh instansi terkait guna memastikan tidak ada hak tenaga kerja yang dirugikan.

“Setiap lembaga yang bergerak di bidang pelatihan dan penyaluran tenaga kerja harus tunduk pada aturan hukum yang berlaku. “Jika ditemukan pelanggaran, tentu harus ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum,”ujar Hendrik.

Hendrik Irwanto juga mendorong adanya pengawasan lebih ketat dari dinas tenaga kerja setempat agar sistem kerja sama antara LPK dan perusahaan berjalan sesuai regulasi serta menjamin perlindungan bagi calon tenaga kerja. (Tim)

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

Nasional

Top News

Karawang Motekar dan UBP Karawang Dorong Kolaborasi untuk Kemajuan Kabupaten Karawang

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang...

IWOI Karawang Nyalakan Lilin, Doakan 8 Korban Hilang Saat Liputan Anak Krakatau

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK - Puluhan wartawan yang tergabung dalam...

Kasus 87 SPPG Disuspend di Karawang, IWOI Minta Dinkes dan BGN Segera Mitigasi

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Sebanyak 87 Satuan Pelayanan Pemenuhan...

HJ Ditahan Kejari Karawang, Diduga Terlibat Manipulasi Data KPR PT Bumi Arta Sedayu

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang melakukan...

Rektor UBP Karawang Tegaskan Audit Bukan untuk Mencari Kesalahan, tapi Perbaikan

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang...
spot_imgspot_img

Berita Populer

Indeks

Karawang Motekar dan UBP Karawang Dorong Kolaborasi untuk Kemajuan Kabupaten Karawang

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang...

IWOI Karawang Nyalakan Lilin, Doakan 8 Korban Hilang Saat Liputan Anak Krakatau

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK - Puluhan wartawan yang tergabung dalam...

Kasus 87 SPPG Disuspend di Karawang, IWOI Minta Dinkes dan BGN Segera Mitigasi

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Sebanyak 87 Satuan Pelayanan Pemenuhan...

HJ Ditahan Kejari Karawang, Diduga Terlibat Manipulasi Data KPR PT Bumi Arta Sedayu

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang melakukan...

Rektor UBP Karawang Tegaskan Audit Bukan untuk Mencari Kesalahan, tapi Perbaikan

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang...
spot_imgspot_img