spot_img
spot_img
Minggu, Februari 8, 2026
Uncategorized“Luar Biasa! Dari Lapas Garut, Produk Sabut Kelapa Warga Binaan Mendunia hingga...

“Luar Biasa! Dari Lapas Garut, Produk Sabut Kelapa Warga Binaan Mendunia hingga Korea–Jepang”

spot_img

GARUT | JENDELAKITA.CLICK — Program pemberdayaan warga binaan melalui pengolahan sabut kelapa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Garut terus menunjukkan prestasi membanggakan. Produk olahan berupa coir net dan coco shade kini tidak hanya diproduksi di Lapas Garut, tetapi telah berkembang ke enam Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan lainnya di Jawa Barat (04/12/25).

 

Perkembangan tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat sebagai bentuk komitmen dalam menggerakkan UMKM warga binaan.

 

Dalam kunjungan ke Lapas Garut, disampaikan bahwa warga binaan yang terlibat dalam produksi bukanlah penjahat, tetapi orang-orang yang dapat dibina dan diberi kesempatan memperbaiki diri. Pemberdayaan ini dinilai sebagai upaya nyata pembinaan yang lebih manusiawi.

 

Dari Garut ke Cirebon hingga Kuningan

 

Berbekal dukungan kuat dari Kakanwil, pengolahan sabut kelapa kini telah diperluas ke enam UPT lainnya, yaitu:

 

Lapas Kelas I Cirebon

 

LPN Kelas IIA Cirebon

 

Lapas Indramayu

 

Lapas Ciamis

 

Lapas Sumedang

 

Lapas Kuningan

 

Perluasan ini menjadikan Jawa Barat sebagai salah satu pusat produksi coir net dan coco shade terbesar di lingkungan pemasyarakatan Indonesia.

 

Rutin Ekspor ke Spanyol hingga Jepang

 

Produk warga binaan kini rutin diekspor ke sejumlah negara, seperti Korea Selatan, Spanyol, Amerika Serikat, dan Jepang. Di Lapas Garut saja, kegiatan ekspor dilakukan dua kali setiap bulan dengan nilai sekitar Rp400 juta per pengiriman.

 

Jika ditotal, nilai ekspor mencapai sekitar Rp800 juta per bulan.

 

Wujud Nyata Dukungan Program Nasional

 

Program ini merupakan bentuk nyata komitmen Kakanwil Pemasyarakatan Jawa Barat dalam mendukung Asta Cita Presiden serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

 

Warga binaan tidak hanya mendapatkan kesempatan bekerja, tetapi juga menerima upah dan tambahan remisi sebagai bentuk penghargaan atas perilaku baik.

 

Keberhasilan ini menjadikan Jawa Barat sebagai contoh nasional dalam implementasi pembinaan yang produktif, modern, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi.

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

Nasional

Top News

Ketua Umum IASKA: Alumni Harus Peka dan Peduli terhadap Lingkungan

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Ratusan paket sembako dibagikan kepada...

Hujan Tak Halangi Aksi ASRI, Bupati Aep Turun Langsung Bersihkan Mangrove Tangkolak

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK - Hujan yang mengguyur kawasan pesisir...

Yuk Ramaikan! Pasar Malam 3 Bisnis Centre Karawang Tawarkan Hiburan Seru Harga Bersahabat

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Suasana malam di 3 Bisnis...

Kalapas Karawang Pimpin Penguatan Pengamanan Bahas Program Aksi Menteri

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang...

HPN 2026 dan HUT ke-8 IWO Indonesia, Momentum Perkuat Nurani Demokrasi

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO...
spot_imgspot_img

Berita Populer

Indeks

Ketua Umum IASKA: Alumni Harus Peka dan Peduli terhadap Lingkungan

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Ratusan paket sembako dibagikan kepada...

Hujan Tak Halangi Aksi ASRI, Bupati Aep Turun Langsung Bersihkan Mangrove Tangkolak

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK - Hujan yang mengguyur kawasan pesisir...

Yuk Ramaikan! Pasar Malam 3 Bisnis Centre Karawang Tawarkan Hiburan Seru Harga Bersahabat

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Suasana malam di 3 Bisnis...

Kalapas Karawang Pimpin Penguatan Pengamanan Bahas Program Aksi Menteri

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang...

HPN 2026 dan HUT ke-8 IWO Indonesia, Momentum Perkuat Nurani Demokrasi

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO...
spot_imgspot_img