Karawang – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Tarhib Ramadan di Masjid Nurul Iman, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum pembinaan spiritual bagi warga binaan dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Pengajian diikuti santri Ponpes Nurul Iman serta seluruh warga binaan muslim. Hadir jajaran struktural dan pegawai Lapas, pengurus dan pengajar ponpes, serta penceramah Drs. H. Aning Amrullah.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Karawang, Jatmiko, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mikraj bukan sekadar seremonial, melainkan sarana refleksi untuk meningkatkan kualitas ibadah, khususnya salat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh warga binaan semakin memperkuat keimanan dan memanfaatkan Ramadan sebagai momentum untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Ponpes Nurul Iman, K.H. Ceceng, menegaskan kegiatan keagamaan di lingkungan lapas menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter dan akhlak warga binaan. Ia mengajak jamaah menyambut Ramadan dengan semangat taubat dan komitmen memperbaiki diri.
Dalam tausiyahnya, Drs. H. Aning Amrullah menjelaskan makna Isra Mikraj sebagai peristiwa agung yang menghadirkan perintah salat lima waktu bagi umat Islam, sekaligus menegaskan bahwa salat merupakan tiang agama dan tolok ukur kualitas amal seseorang.
Kegiatan berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama. Momentum ini menegaskan komitmen Lapas Karawang dalam menghadirkan pembinaan keagamaan sebagai bagian dari proses pembentukan pribadi warga binaan agar lebih siap kembali ke tengah masyarakat.




