spot_img
spot_img
Minggu, Februari 8, 2026
PemerintahanJamin Kenyamanan Warga dan Ramah Investasi, Satgas Yustisi Kota Bandung Gencarkan Penertiban...

Jamin Kenyamanan Warga dan Ramah Investasi, Satgas Yustisi Kota Bandung Gencarkan Penertiban Pelanggaran

spot_img

BANDUNG | JENDELAKITA.CLICK – Satuan Tugas (Satgas) Yustisi Kota Bandung secara konsisten menegakkan aturan demi menciptakan iklim yang kondusif, ramah investasi, sekaligus memastikan kenyamanan bagi warganya. Sejak dibentuk, Satgas Yustisi telah mengambil tindakan cepat terhadap berbagai laporan masyarakat, mencakup isu-isu krusial seperti pungutan liar, parkir liar, penjualan minuman keras, pembangunan tanpa izin, hingga praktik prostitusi terselubung.

Sejak dibentuk, Satgas Yustisi telah bergerak cepat menindak berbagai laporan masyarakat mulai dari pungutan liar, parkir liar, penjualan minuman keras, bangunan tanpa izin, hingga praktik prostitusi terselubung.

Wakil Wali Kota Bandung sekaligus Ketua Satgas Yustisi Erwin menegaskan, penegakan aturan merupakan kunci untuk mewujudkan Bandung Utama (unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis).

“Semua laporan warga kami tindaklanjuti. Mulai dari pungli di TPU, parkir liar, sampai penertiban bangunan tanpa izin. Bahkan laporan miras dan prostitusi di kos maupun apartemen langsung kami tindak dengan sidang di tempat,” kata Erwin dalam siaran di PRFM 107,5 News Channel, Rabu (24/9/2025).

Menurutnya, langkah tegas itu dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus memberi kepastian hukum bagi masyarakat.

“Prinsip kami sederhana: menjaga akal, jiwa, harta, dan kemaslahatan umum. Itu yang kami pegang dalam setiap kebijakan,” ucapnya.

“Bandung bukan hanya harus tertib, tapi juga harus ramah investasi dan nyaman dihuni. Dengan dukungan warga, kita bisa mewujudkan Bandung Utama,” ujarnya.

Sekretaris Satpol PP Kota Bandung Idris Kuswandi menyebutkan, sejak satgas dibentuk, pengaduan masyarakat meningkat signifikan.

“Laporan datang lewat portal resmi, layanan LAPOR!, dan juga media. Semuanya kami tindaklanjuti. Contohnya penjualan obat daftar G di Astanaanyar. Setelah kami sidang di tempat, banyak kios kini kosong. Artinya, penindakan memberi efek jera,” katanya.

Selain penindakan, lanjut Idris, Satgas Yustisi mendorong masyarakat untuk berani melapor jika menemukan pelanggaran di lingkungannya.

“Kami justru senang ketika warga aktif melapor, karena ini tanda kepedulian untuk menjaga Bandung tetap tertib,” ucapnya.

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

Nasional

Top News

Hujan Tak Halangi Aksi ASRI, Bupati Aep Turun Langsung Bersihkan Mangrove Tangkolak

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK - Hujan yang mengguyur kawasan pesisir...

Yuk Ramaikan! Pasar Malam 3 Bisnis Centre Karawang Tawarkan Hiburan Seru Harga Bersahabat

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Suasana malam di 3 Bisnis...

Kalapas Karawang Pimpin Penguatan Pengamanan Bahas Program Aksi Menteri

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang...

HPN 2026 dan HUT ke-8 IWO Indonesia, Momentum Perkuat Nurani Demokrasi

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO...

Merawat Ingatan Bangsa, IWOI Karawang Pilih Rengasdengklok sebagai Titik Refleksi Pers

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Di tengah sorotan publik terhadap...
spot_imgspot_img

Berita Populer

Indeks

Hujan Tak Halangi Aksi ASRI, Bupati Aep Turun Langsung Bersihkan Mangrove Tangkolak

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK - Hujan yang mengguyur kawasan pesisir...

Yuk Ramaikan! Pasar Malam 3 Bisnis Centre Karawang Tawarkan Hiburan Seru Harga Bersahabat

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Suasana malam di 3 Bisnis...

Kalapas Karawang Pimpin Penguatan Pengamanan Bahas Program Aksi Menteri

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang...

HPN 2026 dan HUT ke-8 IWO Indonesia, Momentum Perkuat Nurani Demokrasi

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO...

Merawat Ingatan Bangsa, IWOI Karawang Pilih Rengasdengklok sebagai Titik Refleksi Pers

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK – Di tengah sorotan publik terhadap...
spot_imgspot_img