spot_img
spot_img
Jumat, Maret 27, 2026
Berita ViralJaminan Sosial Tak Hanya untuk Pekerja Kantoran: BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perlindungan bagi...

Jaminan Sosial Tak Hanya untuk Pekerja Kantoran: BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perlindungan bagi Jurnalis Lepas

spot_img

KARAWANG | JENDELAKITA.CLICK | BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Karawang terus memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal melalui program Bukan Penerima Upah (BPU). Program ini menyasar kelompok pekerja yang tidak memiliki pemberi kerja langsung, seperti jurnalis lepas, pedagang, pengemudi ojek daring, petani, nelayan, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Karawang, Cep Nandi Yunandar, kepada beberapa awak media, Rabu (11/6/2025).

“Wartawan, khususnya jurnalis lepas, termasuk dalam kategori pekerja rentan yang sangat perlu mendapatkan perlindungan. Melalui program BPU, mereka bisa memperoleh manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan dengan iuran yang sangat terjangkau,”ujar Cep Nandi.

*Manfaat Program BPU*

Program BPU mencakup tiga jenis perlindungan utama, yaitu:

*Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK):* Menjamin perlindungan atas risiko kecelakaan saat bekerja, termasuk dalam perjalanan menuju dan pulang dari tempat kerja. Seluruh biaya pengobatan ditanggung penuh tanpa batasan biaya dan durasi perawatan.

Berita Lainnya  Idul Fitri 1447 H: Saatnya IWOI Menghapus Sekat dan Memperkuat Persaudaraan

*Jaminan Kematian (JKM):* Memberikan santunan kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja.

*Jaminan Hari Tua (JHT):* Tabungan jangka panjang yang dapat dicairkan saat peserta memasuki usia pensiun atau tidak lagi bekerja.

“Menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya bentuk perlindungan pribadi, tetapi juga tanggung jawab untuk menjamin masa depan keluarga,” tegas Cep Nandi.

*Risiko di Sektor Informal Tetap Tinggi*

Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan Karawang, Deni Pane, turut menekankan bahwa risiko kerja tidak hanya terjadi di sektor formal.

“Jika terjadi kecelakaan kerja atau peserta meninggal dunia, negara hadir memberikan perlindungan melalui program BPU. Ini bukti bahwa seluruh pekerja, tanpa terkecuali, berhak atas jaminan sosial,” jelas Deni.

Berita Lainnya  Idul Fitri 1447 H: Saatnya IWOI Menghapus Sekat dan Memperkuat Persaudaraan

Sosialisasi tersebut juga menjadi forum diskusi interaktif antara BPJS Ketenagakerjaan dan jurnalis, membahas tata cara pendaftaran, manfaat program, serta sistem klaim yang diklaim mudah, cepat, dan transparan.

*Peran Agen Perisai dalam Meningkatkan Kepesertaan*

Sebagai bagian dari strategi perluasan program, BPJS Ketenagakerjaan menggandeng agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) yang bertugas menjangkau pekerja sektor informal di lapisan masyarakat terbawah.

“Agen Perisai adalah perpanjangan tangan kami di lapangan. Mereka memberikan edukasi, memfasilitasi pendaftaran, serta membantu peserta dalam proses klaim,” tambah Deni.

Hingga pertengahan 2025, jumlah peserta BPU di Kabupaten Karawang tercatat mengalami peningkatan signifikan. Meski begitu, BPJS Ketenagakerjaan masih terus berupaya meningkatkan partisipasi, terutama dari komunitas profesi seperti jurnalis, pekerja seni, dan pelaku ekonomi kreatif.

Berita Lainnya  Idul Fitri 1447 H: Saatnya IWOI Menghapus Sekat dan Memperkuat Persaudaraan

Ketua IWO Indonesia DPD Karawang, Syuhada Wisastra, mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan dalam melibatkan jurnalis lepas ke dalam program BPU.

“Kami menyambut baik perhatian yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan terhadap profesi wartawan. Risiko kerja kami di lapangan cukup tinggi, sehingga perlindungan sosial ini sangat dibutuhkan,” ujar Syuhada.

Ia juga menambahkan bahwa kesadaran jurnalis lepas terhadap pentingnya perlindungan seperti JKK dan JKM masih minim dan perlu terus ditingkatkan.

“Kesadaran akan pentingnya perlindungan kerja dan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan masih rendah. Padahal, ini menyangkut masa depan dan keselamatan kerja para jurnalis,” pungkasnya. (Red)

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

Nasional

Top News

Umar Ungkap Soal Tuntutan Perubahan Birokrasi Desa Cikampek Utara 

Karawang | Jendelakita.click | Kepala Desa atau Kades Cikampek...

Pelaksanaan MBG di Karawang Dinilai Belum Menyentuh Ekonomi Rakyat Secara Maksimal

Karawang | Jendelakita. Click |— Ikatan Wartawan Online Indonesia...

IWO Indonesia Kabupaten Bekasi Resmi Laporkan Intimidasi dan Ancaman Ke Polda Metro Jaya

Bekasi | JendelaKita.Click | – Ikatan Wartawan Online Indonesia...

Libur Lebaran 2026, Wonderland Waterpark Galuh Mas Jadi Destinasi Favorit Keluarga di Karawang

KARAWANG – Berlokasi strategis di kawasan pusat kota Galuh...

Ketua PAC PDI Perjuangan Kotabaru: Hari Raya Idul Fitri Refleksi Kembali kepada Fitrah

Karawang | Jendelakita.click | Ketua PAC Partai Demokrasi Indonesia...
spot_imgspot_img

Berita Populer

Indeks

Umar Ungkap Soal Tuntutan Perubahan Birokrasi Desa Cikampek Utara 

Karawang | Jendelakita.click | Kepala Desa atau Kades Cikampek...

Pelaksanaan MBG di Karawang Dinilai Belum Menyentuh Ekonomi Rakyat Secara Maksimal

Karawang | Jendelakita. Click |— Ikatan Wartawan Online Indonesia...

IWO Indonesia Kabupaten Bekasi Resmi Laporkan Intimidasi dan Ancaman Ke Polda Metro Jaya

Bekasi | JendelaKita.Click | – Ikatan Wartawan Online Indonesia...

Libur Lebaran 2026, Wonderland Waterpark Galuh Mas Jadi Destinasi Favorit Keluarga di Karawang

KARAWANG – Berlokasi strategis di kawasan pusat kota Galuh...

Ketua PAC PDI Perjuangan Kotabaru: Hari Raya Idul Fitri Refleksi Kembali kepada Fitrah

Karawang | Jendelakita.click | Ketua PAC Partai Demokrasi Indonesia...
spot_imgspot_img